Wednesday, November 12, 2008
Pembuatan Kartu Kuning dan SKCK di Kabupaten Bandung [part 2]
Setelah sebelumnya kita membahas tentang kartu kuning, sekarang saatnya kita membahas tentang pengurusan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK). SKCK itu dahulu bernama surat keterangan kelakuan baik.
Cara mengurusnya adalah/dimulai (kondisi ini berbeda disetiap daerah) dari tingkat RT/RW. Kita harus membuat surat keterangan dari RT dan RW yang menerangkan bahwa kita hendak membuat skck (biaya gratis) selanjutnya surat keterangan tersebut kita bawa ke desa/kelurahan, dari sini kita akan dibuatkan surat pengantar pembuatan skck (biaya Rp. 5000,-).
Dari kelurahan kita lanjut ke kecamatan untuk membuat surat pengantar pula. Yang harus disiapkan adalah surat dari kelurahan, fotocopy KTP dan kartu keluarga (biaya gratis). Setelah mendapatkan surat keterangan dari kecamatan maka langkah berikutnya adalah mengurus surat di kantor polisi kecamatan (POLSEK). yang harus disiapkan disini adalah surat pengantar dari kecamatan saja (biaya gratis).
Setelah dari polsek, maka kantor yang harus didatangi selanjutnya adalah Polres. Untuk Kab. Bandung, kantor polres bandung terletak di daerah soreang (di dekat jalan raya banjaran - soreang). Persyaratan yang harus dibawa yaitu surat pengantar dari kecamatan, surat pengantar dari polsek, fotokopi kartu keluarga, ktp, serta pas foto ukuran 4x6 4 buah. Loket pengurusan skck di polres bandung terletak di bagian belakang, bersebelahan dengan tempat pengurusan SIM.
Setiba di Polres, hal pertama yang harus dilakukan adalah melakukan perumusan sidik jari. Datanglah ke loket pengecekan sidik jari, disini anda akan diminta 2 buah buah foto 4x6, dan akan diberi formulir (biaya 5 ribu) isilah formulir tersebut dengan 10 cap sidik jari anda (akan ada petugas yang membantu). Setelah terisi, kembalikan formulir tersebut pada loket, dan anda akan diberikan rumusan sidik jari anda. Satukan formulir tadi dengan persyaratan lainnya.
Langkah berikutnya adalah mengisi form permohonan skck. sebetulnya form ini tersedia gratis di loket, tetapi pada masa pendaftaran cpns, loket akan sangat penuh, ada baiknya anda membeli formulir di tempat fotokopi seharga seribu rupiah. Isilah formulir selengkap2nya, setelah lengkap, satukan dengan persyaratan yang lain kemudian masukkan ke dalam map warna merah/kuning.
Setelah itu masukkan map yang berisi persyaratan tersebut ke loket pendaftaran permohonan skck. setelah diperiksa kelengkapan persyaratan oleh petugas, kita akan diberitahu masa pembuatan skck tersebut. Pada saat itu pengurusan skck penulis membutuhkan waktu 3 hari.
Setelah skck selesai (butuh biaya 10 ribu lagi untuk mengambil skck) ada baiknya langsung kita legalisir. seperti pengurusan kartu kuning, fotokopi tuk legalisir pun sudah ada paketnya 2000 rupiah untuk 10 lembar. Tempat legalisir skck ada di bagian tengah kompleks polres kab. bandung (biaya legalisir 5000 rupiah).
Dan selesailah pengurusan surat catatan keterangan kepolisan di Kabupaten Bandung... semoga bermanfaat
--00:18--
--MY beloved room--
--halda aditya belgaman signin out--
Monday, October 13, 2008
Pembuatan Kartu Kuning dan SKCK di Kabupaten Bandung [part 1]
Wednesday, July 02, 2008
Proses Memperpanjang STNK di samsat Rancaekek
Syarat2 yang dibutuhkan untuk mengganti Stnk (bukan bayar pajak tahunan yah) adalah :
1. KTP asli dan 1 buah fotokopinya
2. STNK dan TNKB asli berikut masing2 1 buah fotokopinya
3. BPKB asli dan 1 buah fotokopinya
4. Kendaraan yang akan diperpanjang STNK nya ;)
nah kl untuk bayar pajak tahunan sih, poin 1 dan 2 sudah cukup ko, cuma kl saya tetep 1 sampe 4 dibawa juga :D. Di atas adalah syarat2 yang harus dibawa dari rumah.
Langkah selanjutnya adalah prosedur yang harus dilakukan di samsat (contoh kasus samsat rancaekek Bandung).
1. Bgitu tiba di tempat parkir, carilah tukang gesek no mesin dan no rangka (bisa dikenali dari pakaian-nya, biasanya memakai rompi, bwa obeng dan selotip). kl sudah di gesek, berilah sekitar Rp 5000 sampe Rp. 10000, tergantung anda bahkan banyak juga yg ngasih di bawah 5000. (PS. saya minta tolong tukang gesek juga untuk mengumpulkan syarat2 ke dalam satu map).
2. Langkah berikutnya adalah pergi ke loket cek phisik kendaraan. di sini tidak dikenakan biaya (taun2 sebelumnya disini bayar Rp. 10.000).
3. Setelah di cap di loket cek phisik maka kita baru bisa mendaftar di loket pendaftaran (loket 1), disini diperiksa persyaratan yang dibutuhkan komplit atau tidak. Disini juga kita mengisi suatu formulir. Ternyata untuk pergantian stnk, no polisi juga dirubah loh, tah papa masa no polisi cuma berlaku 5 tahun. Jadi setelah daftar, kita menuju loket penomoran ulang kendaraan bermotor. Untuk perpanjangan (ato byar pajak, setelah daftar kita diberi no antrian pembayaran).
4. Setelah mendapatkan no polisi baru, kita menunggu untuk dipanggil di loket 2 (pembayaran). disini lah kita keluar biaya paling tinggi. dalam kasus saya, sepeda motor honda astrea legenda, dikenakan biaya Rp. 183.000,-.
5. setelah membayar, kita disuruh menunggu *lagi* di loket 3 (penyerahan stnk dan tnkb). Untuk perpanjangan (byr pajak) prosesnya berhenti sampai sini, tetapi untuk pergantian stnk, masih ada beberapa tahap lagi, yaitu :
6. setelah mendapatkan stnk baru, brikutnya kita langkahkan kaki menuju loket BPKB untuk melakukan pergantian BPKB karena no polisi nya berubah (tidak ada biaya disini). BPKB baru akan keluar setelah 10 hari. Jangan lupa memfoto kopi stnk baru anda, sebelom pergi ke loket ini
7. Langkah terakhir adalah menuju loket plat no, disini kita akan mendapatkan sepotong kertas untuk mengambil plat no baru keesokan harinya (disini tidak ada biaya yang keluar juga ato belom yah?).. Dan akhirnya proses yang panjang dan cukup melelahkan itu selesai juga.
Mari kita hitung total biaya yang dikeluarkan :
1. Biaya fotokopi : sekitar Rp. 1000,-
2. Biaya gesek : Rp. 10.000.-
3. Biaya loket : Rp. 183.000,-
4. Biaya jajan : Rp. 5000,-
5. Biaya parkir : Rp. 1000,-
Total adalah sekitar Rp. 200.000,-
perlu dicatat disini, mungkin saja tiap samsat berbeda, jangan dijadikan jiplakan yah, tapi boleh di jadikan acuan ;-).
Waktu yang saya butuhkan sekitar 5 jam (dipotong waktu istirahat PNS satu jam). saya datang sekitar jam 10an n selesai jam 3 kurang. Jam istirahat jam 12.00 - 13.00. FYI, untuk perpanjangan saya kira ga akan lebih dari 2 jam.
Demikian lah laporan saya mengenai proses memperpanjang STNK di samsat Rancaekek, smoga membantu anda2 semua ;-)
NB.
PLN SUX abizzz, masa instansi pemerintah yang penting bagi pelayanan masyarakat kena pemadaman bergilir? untuk ada teknologi yang bernama genset, jadi hari ini ga sia2 ke rancaekek. Cuma untuk foto kopi haru ke Dangdeur dulu.. huh
*gambar menyusul, lg ga bawa kabel data*
Monday, March 24, 2008
World Meteorogical Day
Pasti ngga tau
Oleh karena itu tulisan kali ini kita akan membahas mengenai meteorologi.
Baiklah mari kita mulai……
Metorologi berasal dari dua buah kata yunani, yaitu meteoros yang artinya benda yang ada di dalam udara dan logos artinya ilmu atau kajian. Secara harfiah meteorologi dapat didefinisikan sebagai ilmu yang mempelajari proses fisis dan gejala cuaca yang terjadi di dalam atmosfer, terutama lapisan bawah (troposfer).
Keadaan atmosfer pada suatu saat disebut cuaca, sedangkan rata – rata dari cuaca dalam periode yang panjang disebut iklim.
Lalu apa sih atmosfer itu dan apa sih isinya? Hingga bisa ada satu cabang ilmu khusus yang mempelajarinya?? Atmosfir merupakan sebuah lapisan di luar permukaan bumi yang merupakan campuran dari gas yang tidak tampak dan tidak berwarna.Hampir 100 % volume udara kering di atmosfir diisi oleh oleh nitrogen, oksigen, argon, dan karbon dioksida. Selain keempat gas utama tadi, masih ada gas2 lain seperti neon, helium, metana, krypton, hydrogen, xenon, dan juga ozon, yang jumlahnya relatif sangat kecil.
Seperti apakah stuktur vertikal atmosfer? Di lapisan yang paling bawah ada yang namanya Troposfer (o-10 km), di lapisan inilah terjadinya gejala cuaca, yaitu terbentuknya awan dan hujan. Pada lapisan ini pula terjadi penurunan suhu yang disebabkan oleh sangat sedikitnya troposfer menyerap radiasi gelombang pendek matahari, sebaliknya, permukaan tanah memberikan panas pada troposfer dengan cara konduksi, konveksi, dan panas laten kondensasi. Pertukaran panas banyak terjadi pada lapisan troposfer bawah, oleh karena itu suhu turun dengan bertambahnya ketinggian. Diatas lapisan troposfer terdapat lapisan stratosfer,(10 – 60 km) antara troposfer dan stratosfer dipisahkan oleh lapisan tropopause. Lalu lapisan diatas stratosfer ada lapisan yang bernama mesosfer (60 – 85 km), kedua lapisan ini dibatasi oleh lapisan stratopause.Terakhir, terdapat lapisan termosfer (85 – 300 km) di puncak atmosfer, antara mesosfer dan termosfer, dibatasi oleh lapisan mesopause. Pernahkah anda menaiki pesawat terbang yang terbang di atas awan dan tidak terjadi hujan? Maka pesawat tersebut kemungkinan besar berada di atas lapisan troposfer (dimana tidak ada gejala cuaca yang terjadi).
Brikutnya kita akan membahas berbagai macam uncur cuaca, atau faktor2 apa saja yang mempengaruhi cuaca suatu tempat. Unsur-unsur tersebut adalah:
1. Suhu udara
2. Kelembaban udara
3. Titik embun
4. Curah hujan
5. Tekanan udara
6. Angin
Isitlah diatas mungkin sudah familiar, tapi mungkin hanya titik embun (dew point) yang masih terasa asing. Titik embun adalah suhu saat udara menjadi jenuh dengan uap air atau suhu udara pada kelembaban relatif 100 %. Makin rendah kelembaban relatif, makin rendah titik embun.
Yah mungkin sgitu aja pengenalan singkat mengenai meteorologi…
Skali lagii, selamat hari meteorogi bagi seluruh meteorologist di seluruh dunia pada umumnya dan para meteorologist Indonesia pada khususnya… Kembangkan lah ilmu meteo di Indonesia ini……….
--halda aditya belgaman
si meteorologist murtad---
Friday, February 29, 2008
Selamat jalan pa Otang
Bgitu baca judulnya, pasti orang2 yang pernah berkecimpung di jurusan/departemen/program studi (atau apapun lah namanya) Geofisika dan Meteorologi ITB (skarang dah bubar jalan, red) pasti kaget, emang ada apa dengan Pa Otang??
Tenang dulu, jangan terjebak oleh judul, Pa Otang sehat dan baik2 saja, yang dimaksud selamat tinggal adalah Pa Otang udah sekarang sudah pensiun jd PNS di GM (skali lg, jurusan ini dah ga ada dan telah berganti nama) :D.Jumat tgl 29 februari 2008 ini acara pelepasannya (yg sayang sekali saya lupa :( dan tidak dapat menghadirinya).
Buat yang lain, saya kasi sedikit latar belakang. Pa otang ini adalah salah seorang staf di dept GM ITB.Pa Otang bertugas sebagai salah satu teknisi (kl boleh dibilang bgitu) di meteorologi, yang dahsyatnya adalah Pa Otang telah bertugas dari awal Dept GM (skali lg mengingatkan bahwa jurusan ini telah pecah) berdiri hingga kini. Jadi, pa Otang ini kurang lebih dah berpengalaman lebih dari 30 tahun. Oleh karena itu, saya udah anggap pa otang sebagai dosen, apalagi kl menyangkut penggunaan alat2 ukur meteorologi, gape banged (pake d) dah, saya pasti nanya pa otang dulu sbelum nanya dosen, hehehe.Gimana engga coba, selama 30 taun lebih itu, kerja utama pa otang adalah mengukur dan mencatat hasil pengukuran dari alat2 yang berada pada taman meteorologi (baik pada saat berada di atap gedung astronomi ato di depang gedung biru ky saat ini).

Pengalaman saya sendiri bersama pa otang cukup banyak, saya sempat pagi2 skali ikut pa otang mencatat dan mengamati alat2 meteorologi yang ada di taman (FYI, data meteorolgi harus selalu dicatat pada jam 00.00 GMT, which is 07.00 WIB), pernah juga naek ke atap gedung biru tuk ngukur kecepatan ama arah angin pake hand anonemeter. Lain waktu saya ikut ekskursi metorologi ke malabar dan santolo (tentu saja pa otang menyertai). Masih banyak lagi pengalaman saya yang lain dari bapa yang satu ini. Hobby pa otang yang paling nyentrik (menurut saya) adalah kegemarannya berkomunikasi menggunakan radio panggil (CB). Satu lagi yang khas dari pa otang adalah gaya sisiran rambut yang selalu klimis dan belah pinggir :D.
Terima kasih Pa otang atas dedikasi dan segala bantuan yang bapak berikan terhadap saya khususnya ketika masih menjadi mahasiswa meteorologi, dan kepada dept GM (walaupun sudah pecah) umumnya, dan terlebih umum lagi terhadap dunia meteorologi indonesia. Selamat menikmati masa pensiun yang mudah2an indah............
Monday, February 18, 2008
Bergaul dengan Pengumpul
Setelah berkonsultasi, akhirnya diputuskan untuk merubah haluan alur green supply chain, yang tadinya dimulai dari produsen menjadi dimulai di pemulung/pengumpul yang terus naik ke bandar lalu ke pabrik daur ulang menjadi produk plastik yang lain.
Akibat dari hal ini adalah, si gw harus muter2 bandung tuk nyari n ngewawancarai pengumpul/pemulung botol/gelas plastik bekas kemasan AMDK. Pertama saya aga sedikit khawatir, karena apa, kita tahu sendiri bahwa orang2 yang berprofesi sebagai pengumpul/pemulung itu rata2 hidup di bawah garis kemiskinan, dan tentu saja mungkin nanti akan sedikit sulit untuk mewawancarainya karena 1. belom tentu mereka mau diganggu waktu bekerjanya, 2. belom tentu mereka mau memberikan suaranya untuk direkam, dll.
Tapi kekhawatiran itu sedikit hilang ketika sang pembimbing memberi pencerahan dengan akan memberikan sedikit uang lelah untuk pengumpul yang diwawancara.Akhirnya mulailah berkelana keliling bandung mencari pengumpul ataupun pergi ke TPS2, sampai saat tulisan ini dibuat si gw baru berhasil mewawancarai 7 orang pengumpul dari daerah sukasenang, padasuka, taman cibeunying, cipaganti, dan tamansari.
Ada beberapa hal yang ingin si gw sampein di sini, bekerja sebagai pengumpul/pemulung itu bukan kerja yang ringan, apalagi saat ini. Berdasarkan pengakuan mereka, saat ini persaingan mengumpulkan botol/gelas plastik susah karena semakin banyak saingan (dalam kata lain semakin banyak orang yang menggeluti profesi ini).Pendapatan sebagai pengumpul/pemulung sangat pas2an, jadi ketika si gw memberikan uang lelah yang dititipkan oleh sang pembimbing mereka sangat senang dan bahagia, itung2annya uang lelah itu sama dengan pendapatan mereka menjual botol plastik selama satu hari (satu hari mereka bisa mengambil 3 kg (ini kl lg beruntung) botol/gelas plastik bekas dengan harga jual Rp. 2500 - 3000/kg.

Sgitu aja dulu deh laporan si gw, mungkin kedepannya perjalan thesis ini akan semakin lancar.. (doakan yaa).
*Saatnya pindah ke mode turbo :D*
Wednesday, December 12, 2007
Another Title and abstrac of my on going thesis
ADOPTION AND IMPLEMENTATION OF GREEN SUPPLY CHAIN MANAGEMENT CONCEPT AND PRACTICES
A CASE STUDY ON BOTTLED WATER INDUSTRY IN
Halda Aditya Belgaman
Bandung Institute of Technology
Abstract
Several companies increase their competitiveness to fulfill environment regulation, also to satisfy consumer attention on environment and for mitigate environmental impact from their production and services. Researchers or practitioners have done deeper research about environment awareness in business practices. Green supply chain management (GrSCM) as a form for environmental reparation is an operational initiative, which use by many companies to fulfill environmental issue above. GrSCM has been something interesting between researcher and practitioners in operation management and supply chain field, this caused by the increasing of environmental damage like decreasing of natural resources, increasing pollution level, and others. By way of studying concept and practices of green supply chain management on other countries, then this research has two research questions, which are: (1) how the status of adoption and implementation concept and practices of green supply chain management on bottled water companies in
Keywords: Green supply chain; Environment; Bottled water; Case study;
Tuesday, December 11, 2007
[artikel ilmiah episode-2] menulis judul dan abstrak
Pada sesi kali ini kita akan membahas bagaimana menulis judul dan abstrak (meskipun belum tentu benar, ya paling tidak kita dapat ilmuny lah yaa). Semua teori ini masih dicuplik dari buku pa Zifirdaus.
Judul
Bagaimana cara menulis judul yang baik? atau lebih tepatnya mungkin bagaimana kita menarik perhatian calon pembaca artikel kita dengan judul?
Menurut buku, ada beberapa hal yang dapat dilakukan. Pertama, judul yang kita buat harus mencerminkan isi keseluruhan makalah (ya iyalah ;) ). Yang kedua adalah, usahakan judul yang dibuat menjawab pertanyaan ataupun menawarkan sebuah jawaban. Bisa juga anda membuat tulisan mengenai sesuatu hal yang sedang ramai dibicarakan, misalnya saat ini sedang ramai mengenai masalah isu pemanasan global.Cobalah buat sebuah judul artikel ilmiah mengenai hal ini, niscaya orang yang membaca judul ini akan tertarik untuk membaca keseluruhan artikel anda ;)
Abstrak
Setelah judul, sebelum orang lain memutuskan untuk membaca artikel ilmiah anda yang mereka lakukan adalah membaca abstrak.Abstrak menjadi salah satu bagian terpenting dalam sebuah artikel ilmiah.Keputusan apakah seseorang tertarik dengan artikel yang anda buat sebagian besar ditentukan setelah membaca abstrak.Untuk itu, apa yang sebenarnya dibutuhkan dalam membuat sebuah abstrak??
Masih menurut buku yang sama, dalam membuat abstrak ada 4 langkah penting yang harus dilaksanakan, yaitu
(1). Ciptakan ruang penelitan
hal ini dapat dilakukan dengan cara:
- Nyatakan pentingnya bidang yang anda teliti (bisa ditunjukkan dengan banyaknya penelitian di bidang yang sama)
- Tunjukkan kekurangan artikel ilmiah yang telah ada (dalam bidang yang sama tentu saja)
- Tunjukkan tujuan artikel ilmiah anda
(2). Uraikan metodologi penelitian dengan jelas
(3). Nyatakan hasil penelitian (dengan singkat dan jelas tentu saja)
(4). Evaluasi-lah hasil penelitian yang telah dilakukan (kesimpulan artikel)
Panjang abstrak biasanya 100-200 kata. Menurut Hadijanto dalam Zifirdaus, tahap 2 dan 4 tidak wajib ada dalam sebuah abstrak ;).
Penutup
Contoh judul dan abstrak yang telah saya buat akan saya publish pula dalam blog ini,tapi perlu dan harus diingat bahwa itu belum tentu benar.
Seiring dengan masa hiatus serial2 TV Amerika, maka episode berikutnya dari penulisan artikel ilmiah (Pendahuluan) pun akan mengalami penundaan dalam batas waktu yang belum ditentukan <:D. Akan dilihat dulu responnya, apakah saya menulis ttg hal ini tidak merugikan satu atau banyak pihak dikarenakan saya hanya menggunakan satu buku acuan (itu pun sudah berbahasa indonesia).Buku tersebut saya kutip atau diceritakan kembali di blog ini hanya sebatas knowledge sharing, siapa tahu di luar sana teori ttg penulisan artikel ilmiah ini dapat berkembang lebih jauh lagi :D.
Atau apabila berminat, langsung saja beli buku ini, harganya tidak sampai Rp. 30.000,- ;)



